Belajar Sukses Dari Pebisnis F&B Besar Di Indonesia

Seperti yang telah diketahui, bisnis F&B (Food & Beverage) kini sedang sangat marak dan banyak diminati orang. Ada banyak pengusaha sukses di Indonesia yang berhasil menjalankan bisnis di usianya yang masih cukup muda. Seakan pepatah dalam dunia kerja yang menyatakan bahwa jabatan tinggi itu hanya bisa diperoleh dengan kerja keras dalam durasi waktu yang panjang, berhasil dipatahkan oleh orang-orang sukses berikut.

Tentunya keberhasilan ini tidak didapatkan secara instan. Diperlukan kerja keras, keuletan, usaha yang pantang menyerah, serta tekad yang kuat sebagai faktor dalam membuat para pengusaha muda ini berhasil mencapai kesuksesan. Tidak semua usaha yang dijalani ini juga selalu memperoleh kemudahan dalam menempuh kesuksesannya. Bahkan tidak jarang dari antara mereka yang perlu melewati lembah jurang kegagalan terlebih dahulu sebelum sukses. Berbagai pengusaha muda khususnya di Indonesia menggeluti berbagai bidang usaha yang beraneka ragam. Dari bisnis kuliner hingga membangun sebuah startup digital. Dan topik bahasan yang akan diulas dalam artikel ini akan lebih difokuskan ke seputar makanan. Untuk bisa mencapai ke titik sukses seperti sekarang, para pengusaha muda di Indonesia ini memiliki latar belakang dan cita-cita yang berbeda-beda.

Tren Makanan Ringan

J.co dan Breadtalk

Contohnya Johnny Andrean sang pemilik dari berbagai jenis usaha terkenal di Indonesia. Tentunya nama ini sudah tidak asing lagi di mata banyak orang Indonesia. Pemilik dari usaha makanan populer dengan brand Breadtalk, juga J.Co Donuts dan tak lupa serta kopinya. Toko makanan ringan dan minuman yang di usungnya terbukti sangat laris hingga ke luar negri, seperti Malaysia, Singapore, Filipina, dan China. Bahkan saking populernya gerai J.Co Donuts dan Coffee yang berada di Malaysia, negara itu juga membuat gerai duplikatnya dengan nama Big Apple Donuts & Coffee yang menggunakan logo yang sama seperti J.Co Donuts dan Coffee. Johnny Andrean yang sudah terkenal sejak dulu di Indonesia berkat usaha salon dan kecantikannya. Sehingga kemunculan kedua gerai makanan ini membuat banyak orang penasaran akan kiprah baru pengusaha satu ini. J.Co Donuts dan Coffee serta Breadtalk tak luput dari perkembangan jenis-jenis varian makanan yang tersedia. Dalam setiap hari raya besar atau tanggal libur lainnya selalu diisi dengan kemunculan jenis varian baru atau promo menarik yang hanya berlaku terbatas. Tidak lupa beberapa waktu sekali pun aneka produk baru selalu dimunculkan untuk kembali menarik minat konsumennya. Terbukti kedua gerai makanan besutan Johnny Andrean ini selalu laris diserbu pengunjung.

Mayoritas masyarakat Indonesia gemar mengonsumsi makanan ringan jenis keripik. Dimulai dari keripik asin hingga pedas atau bahkan yang memakai promo ekstra pedas. Salah satu pengusaha yang telah berhasil membuktikan bahwa usaha makanan berjenis keripik ini akan laris di pasar yaitu Reza Nurhilman. Ia merupakan pemilik dari usaha keripik Maicih. Nama dari keripik ini tentunya sudah cukup sering terdengar, meskipun nama pemilik usahanya yaitu Reza Nurhilman tidak terlalu terdengar akibat kurang terekspose di media. Pengusaha suksesĀ ini sebelumnya bekerja serabutan setelah lulus dari jenjang SMA. Akibat dari tidak memiliki uang untuk melanjutkan studinya ke jenjang kuliah, Reza mulai memikirkan suatu usaha yang dapat dikerjakannya dengan memanfaatkan sebuah resep yang didapatkannya dari seorang nenek. Resep itu kemudian dikembangkan dengan tambahan berbagai bumbu sebagai variannya dan menjadi keripik Maicih. Mungkin nama Maicih itu terpikir dari nama sang nenek yang membagikan resepnya. Tidak hanya banyak dijual di supermarket atau minimarket, banyak toko eCommerce pun yang menjajakan keripik ini. Bisnis keripik Maicih dimulai pria kelahiran 1987 ini pada tahun 2010. Dengan modal awal hanya menjual makanan ini lewat media sosial di daerah Bandung, menjadi usaha kecil yang telah berdampak besar pada masa kini. Sekarang keripik ini dapat ditemukan banyak di aneka minimarket dan supermarket. Kalau kamu tidak menemukannya, mungkin itu karena stok keripik Maicih disana sudah habis. Berkat kelarisan dari usaha keripik Maicih ini yang pernah booming di masa lalu, Reza Nurhilman berhasil meraup keuntungan hingga miliaran rupiah dan melanjutkan pendidikannya ke jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi di Universitas Maranatha Bandung.

This image has an empty alt attribute; its file name is picture-1537172351.jpg
Makaroni Ngehe

Salah satu jenis cemilan yang populer di Indonesia yaitu Makaroni Ngehe. Makaroni ini dipasarkan melalui jaringan eCommerce online dan telah berkembang di aneka kota besar seperti Jabodetabek. Bisnis makanan ringan yang sudah populer di kota besar ini diciptakan oleh Ali Muharam. Pengusaha muda asal Tasikmalaya ini bukan berasal dari keluarga yang berkecukupan, bahkan sama sekali tidak terpikir baginya akan menjadi pengusaha makanan seperti saat ini. Ali hanya menempuh pendidikan hingga SMA dan bekerja sebagai office boy di daerah Bogor setelah ia lulus. Upaya mendirikan bisnis makaroni ini timbul selama masa-masa sulitnya saat menjadi menjual makanan di kantin sebuah bank. Akhirnya Ali Muharam memberanikan diri untuk meminjam uang sejumlah 20 juta rupiah sebagai modal dalam memulai usaha gerobak berjenis makaroni pedas di Jakarta Barat, demi mewujudkan impiannya sebagai seorang pengusaha. Terbukti perjuangan itu tidak sia-sia. Berkat Makaroni Ngehe ini, Ali Muharam berhasil meraih omzet hingga mencapai Rp3 miliar saat kepopuleran makanan ini meraih titik puncaknya.

Minuman dan Dessert

Puyo Dessert

Salah satu camilan kekinian di masa kini adalah Puyo Dessert. Camilan yang berbentuk pudding lembut ini populer dan cocok dengan lidah banyak masyarakat Indonesia, mulai dari usia muda hingga tua. Berbagai varian yang dimiliki juga menggoda para konsumennya dalam terus mengonsumsi brand puding satu ini. Camilan ini dipelopori oleh dua pengusaha kakak beradik Adrian Christopher Agus dan Eugenie Patricia Agus. Bisnis Puyo Dessert ini dimulai dari kejadian saat kakak beradik tersebut terpukau saat melihat puding lembut buatan ayahnya. Akibat dari sensasi cantik dari rupa puding tersebut, kedua kakak beradik ini berusaha mengembangkan inovasi melalui menambahkan variasi warna dan jenis-jenis rasa dari puding tersebut. Hal ini dilakukan demi membuat puding terlihat lebih menarik agar membuat banyak orang selalu ingin mencobanya. Beraneka inovasi baru terus dikembangkan setiap harinya, semakin banyak varian rasa unik dan tampilan bentuk baru yang menarik. Hal ini pula yang menyebabkan pengusaha kakak beradik ini masuk dalam jajaran Forbes dalam nominasi Under 30 Asia yang sangat menginspirasi.

Kopi Kenangan

Salah satu bisnis makanan kekinian lain yang terkenal adalah Kopi Kenangan. Bisnis minuman ini diciptakan oleh James Prananto beserta dua orang rekannya, yaitu Cynthia Chaerunnisa dan Edward Tirtanata yang merupakan pengusaha muda dari Indonesia yang sukses berbisnis kopi kekinian. Bisnis kopi ini pertama kali dibuka pada tahun 2017, tepatnya di Menara Standard Chartered yang berada di Jakarta Selatan. Jenis kopi ini lebih sesuai di lidah banyak orang terutama kaum milenial, karena cita rasanya nikmat dan menyegarkan, serta tidak terlalu pekat seperti beberapa jenis kopi lainnya. Akibatnya dalam durasi waktu yang tidak lama, nama Kopi Kenangan mulai terkenal dan digemari banyak orang, terutama bagi para pecinta kopi. Hingga saat ini, Kopi Kenangan sudah memiliki gerai sebanyak kisaran 83 toko di delapan kota besar yang ada di Indonesia. Bahkan bisnis kopi ini cukup menarik minat investor besar dari luar, yang belum lama ini memberi suntikan tambahan modal untuk Kopi Kenangan. Salah satu perusahaan besar itu bernama Arrive, sebagai sebuah platform yang dikelola oleh perusahaan Roc Nation milik Jay Z.

Aneka Makanan Berat

Kebab Baba Rafi

Sebuah Usaha akan menjadi lebih baik saat dikerjakan dua orang. Hal ini telah berhasil dibuktikan oleh Hendy Setiono. Melalui usaha Kebab Baba Rafi yang didirikan bersama istrinya, Hendy Setiono berhasil merintis usaha kuliner Kebab Baba Rafi. Pria kelahiran 30 Maret 1983 ini memulai bisnis berjualan kebab bersama istrinya pada tahun 2007. Dengan hanya bermodalkan gerobak dan uang sebesar 4 juta rupiah, Hendy secara bertahap perlahan-lahan mengembangkan bisnisnya menggunakan sistem franchise. Oleh karena mengambil langkah ini, Kebab Baba Rafi pun menyebar secara pesat hingga kini telah diburu banyak orang. Terhitung saat ini, Kebab Baba Rafi sudah memiliki lebih dari 1.200 outlet di Indonesia, serta negara lain seperti Malaysia, China, Filipina, dan Sri Lanka.

Burgreens

Helga Angelina Tjahjadi menjadi salah satu contoh pebisnis wanita yang berhasil sukses dan pertama kalinya mencatat rekor kesuksesan tersebut di Indonesia. Wanita ini menjadi pendiri sekaligus Managing Director dari restoran dengan nama Burgreens. Restoran Burgreens ini menyajikan jenis kuliner sehat berbasis makanan nabati dan organik yang dimulai di Jakarta. Sama seperti usaha Kebab Baba Rafi, usaha Burgreens ini juga dirintis Angelina bersama sang suami, Max Mandians. Usaha ini didirikan Angelina berdasarkan prinsip social entrepreneur, di mana usahanya tak hanya sekedar mengejar profit tapi juga memberi pengaruh baik untuk orang lain. Dalam kasus ini, Burgreens menjadi sebagai salah satu usaha sukses yang bertujuan untuk memecahkan rantai distribusi bahan mentah ke pihak produsen makanan, dimana hal ini sering kali merugikan kaum petani. Bahan baku yang langsung dibeli dari penghasilnya yaitu pihak petani memberi variasi harga yang tidak terlalu rendah. Selain itu usaha ini berjasa dalam turut serta memberdayakan perempuan tanpa mempedulikan tingkah pendidikannya agar bisa dilatih untuk bekerja di bagian produksi.

Pecel Lele Lela

Masyarakat Indonesia banyak yang menyukai makanan berjenis lele. Ikan ini dijual umumnya dalam harga yang relatif rendah. Rangga Umara merupakan Pengusaha yang telah sukses berbisnis di bidang kuliner. Usaha ini dimulainya dengan tujuan yang sederhana, yaitu timbul dari rasa takutnya jika sang istri diusir dari kontrakan mereka karena tidak mampu membayar uang sewa. Usaha makanan pecel lele yang dinamakan Lele Lela ini bermula dari banyaknya rumah makan yang menyediakan berbagai macam menu yang menggugah selera. Selain menu pecel lele, Lele Lela juga memiliki banyak lauk berbahan ikan yang disajikan dengan aneka racikan yang membuat pelanggannya ketagihan. Jika makanan lele umumnya dikenal dalam bentuk yang lebih kuno, makanan Lele Lela disajikan dalam kemasan yang lebih modern. Kamu tertarik untuk memulai usaha jenis ini?